पूर्व महेंद's posts with tag: remodelling
Hampir dua minggu aku sibuk dengan segala macam urusan kayu. Jum'at pagi kemarin beres semuanya. It means one thing, and one thing only. Aku bangkrut, hahaha.. Nggak lagi-lagi deh beli-beli kayu, kalo nggak kepaksa. Mahal bok! Hihihi.. Banyak maunya koq nggak mau rugi. Pagi itu aku kembali ke rumah, setelah malamnya sibuk dengan interior apartemen teman di Sudirman Park. Hm, masih banyak sisa kayu rupanya. Dan ada satu yang lumayan panjang. Cukup untuk dibikin jadi rak buku, tergantung di atas tempat tidur. Ukur-ukur, potong-potong, paku-paku, amplas-amplas, beres! Hehehe.. Nggak mau rugi banget yak? Setelah yakin dengan jaraknya dari tempat tidur, langsung pasang di kamar. Hasilnya? Miring! Hahaha.. Untung ndak terlalu parah melesetnya. Terlihat agak lumayan setelah diisi dengan buku-buku, foto dan lampu baca.  Tugas berikutnya, mensortir tumpukan majalah, deretan buku, komik, kamus dan novel yang berserakan di rumah. Setelah raknya jadi, sekarang malah bukunya yang kurang. :D Tapi nanti saat sisanya dibawa dari Jakarta, dijamin penuh! Sampahku di rumah orang tua kan tujuh puluh persennya buku. Sayang koleksi komik saduran eropaku sudah tak ada lagi. Habis tak bersisa dimakan rayap, pasca banjir dua ribu dua yang lalu. Huh. Mau beli lagi, udah mahal banget harganya sekarang. Menyaksikan komik favoritmu dibakar itu bukan hal yang menyenangkan, beneran! Hilang sudah koleksi Alix, Tintin, Lefranc, 4 As, Johan & Pirlouit, Yo, Susi & Yokko, Deni Manusia Ikan, Roel Dijkstra, Storm, Smurf, Tanguy & Laverdure, dan lain-lain yang disimpan sejak kecil. Nggak butuh waktu lama ternyata untuk menyusun buku-buku di rak yang ada. Sekarang ada tiga buah rak di rumah. Di study room, ada rak buku setinggi dua meter, di ruang belakang ada rak buku yang lebih besar lagi, dan di ruang tamu ada rak televisi, tersambung dengan rak dvd.
Hari ini dimulai dengan membuat rak tambahan untuk cabinet di sebelah meja makan. Begitu selesai langsung di plamuur, jadi nanti tinggal dicat saja. Untung juga, waktu bongkar-bongkar rumah bulan lalu, baru ketahuan ternyata banyak lemari dan rak nganggur di rumah ini. Dengan sedikit modifikasi, bisa diubah jadi rak/lemari baru. Lumayanlah, jadi gak perlu beli-beli perabotan lagi. Tapi untuk rak dvd, televisi, dan rak buku terpaksa harus bikin baru, soalnya diantara perabotan lama yang ditinggal gak ada yang cocok ukurannya. Selesai ngeberesin cabinet tadi, pekerjaan dihentikan dulu untuk makan siang. Beres itu baru lanjut lagi. Sekarang giliran rak untuk tempat televisi dan dvd. Rangkanya sendiri sudah beres dari kemarin, jadi hari ini tinggal memasang vinyl jati dan melumuri kedua rak tadi dengan impra sebelum dikubur, eh, diplitur.  Sekitar jam 2 siang tadi, datang juga akhirnya lembaran multiplex yang dipesan kemarin. Ternyata memang gak salah pilih. Setelah dilihat-lihat, bahan kayunya memang jauh lebih bagus daripada yang dibeli sebelumnya. Mudah-mudahan kedua rak tadi bisa selesai malam ini, sehingga besok pagi sudah bisa mulai mengerjakan rak buku, dan lemari untuk perabotan pecah belah. Lama gak ngerjain yang beginian, agak mabok juga ya kebanyakan ngendus macam-macam bau dari bahan-bahan yang digunakan. Jadi inget, dulu kalo lagi masang karpet untuk studio musik pasti mabok pas beres. Gimana nggak? Wong anak kecil aja kalo nongkrong di jabotabek suka mabok aibon. Itu baru kaleng yang ukurannya paling kecil, gimana yang paling gede? HeHeHe..
-- frontyard/daylight --
  Beberapa hari lalu saya sempat meluangkan waktu untuk memotret bagian depan rumah. Belum selesai sih. Halaman rumah masih dalam kondisi berantakan, dan sampai sekarang masih bingung memilih warna untuk cat tembok bagian luar. Mungkin bukan memilih warnanya yang bikin bingung, tapi lebih bingung mikirin harganya, hahaha Memang masih agak lama, karena puing-puing bekas membongkar tembok dari bulan lalu masih menumpuk di halaman samping. Okay, jadi ngapain dipotret kalo belum beres? Yah, setidaknya ada beberapa details yang diubah sejak pindah ke rumah ini. Bulan Nopember lalu, warna pagar dan pintunya sukses diganti dengan warna hitam. Itu pun butuh waktu sekitar tiga hari, kejar-kejaran dengan cuaca yang dikit-dikit hujan. Gimana nggak, jam sebelas siang saja sudah mulai mendung, dan biasanya menjelang tengah hari sudah mulai gerimis, menghambat pekerjaan. Setelah sukses kejar-kejaran dengan hujan, giliran menambal baut-baut yang ada di atap garasi menggunakan sealant, biar gak bocor-bocor lagi. Percuma aja cuci mobil, kalo ujung-ujungnya tetap aja ketetesan air hujan. Huh, gak ada gunanya donk punya atap garasi segitu gedenya,  -- frontyard/garage -- Sebelumnya saya sempatkan juga untuk mampir ke toko listik untuk beli lampu, karena lampu yang menyala di sekeliling tembok tinggal tiga buah saja. Sisanya sudah putus semua. Itu sebabnya saat malam hari saya potret kembali bagian depan rumah dengan lampu yang sudah aktif kembali. Looks a lot better of you ask me. Nah, karena masih awam menggunakan kamera, jadi harap maklum kalau gambarnya banyak yang blurry ya, HeHeHe.. ;) Sekarang lampu sorot yang ada di garasi tak pernah dinyalakan lagi, karena cahaya lampu dari tembok yang ada di sekeliling rumah sudah cukup terang. 
-- frontyard/evening --     - click on each images to enlarge -
Let's see.. okay, hari ini kembali ke rutinitas membereskan pekerjaan rumah. Kamar tidur sudah selesai di cat, sekarang giliran nyiapin bahan dan peralatan untuk membuat rak & lemari. Setelah diitung-itung, lumayan banyak juga yach. Rak tempat televisi dan dvd player, rak dvd, rak buku, kemudian lemari untuk barang pecah belah, juga cabinet untuk di sebelah meja makan. Siang tadi, abis makan siang langsung meluncur ke Suniaraja, lengkap dengan daftar barang yang musti dibeli. Banyak bok! *cek isi dompet* Huah, untung masih cukup. Saking macem-macemnya barang yang dibeli, si mbak yang melayani sampe ngomong “Udah Pak? Apalagi? Udah aja ya Pak?” Ini gimana sih? Wong ada pelanggan mau belanja banyak koq malah bolak balik ditolak? Aneh. Padahal gak jadi beli cat tembok. Kalo jadi bakalan tambah ditolak kayaknya ya? HiHiHi. Setelah bolak balik cek dan ricek, akhirnya lengkap juga barang-barangnya. Ada impra kamper, thinner, cat suede brown, plitur, kuas 4 & 2 inci, cat putih, dempul kucing, amplas, porstex, paku, vinyl jati, lem fox, engsel piano+sekrup, magnet trapez, pisau keramik, triplex 3 mm, multiplex 12mm dan 15 mm. Tinggal nunggu triplex sama multiplexnya aja, baru bisa diantar besok soalnya. Untung kemarin sudah sempat mengerjakan rak untuk tempat televisi, dan rak untuk tempat dvd, jadi mudah-mudahan malam ini kedua rak tersebut bisa selesai terlebih dahulu. Besok kalo sisa lembaran kayunya sudah diantar, berarti tinggal menyelesaikan lemari untuk barang pecah belah, serta rak buku yang nantinya akan diletakkan di kamar kerja. So, it’s on schedule then! Thank God, *lega*
| |