| Category: | Music | | Genre: | R&B | | Artist: | Soulvibe |
 Soulvibe adalah kependekan dari Sound of Universal Love N' Various Instrument Behavior. Band asal ibukota beranggotakan Adhika Satya, Adrianto Ario, Bayu Adiputra, Frans Martatko, Ramadhan Handyanto J., Rizqi Rizaldi, dan M. Caesar Rizal. Setelah melepas singel "terang jiwa" di akhir tahun lalu, kini "arti hadirmu" menyusul sebagai singel kedua. Sebelas tembang dalam album yang dirilis awal februari lalu ini menawarkan musik soul, jazz, pop, dan r&b. Acara launchingnya sendiri diadakan di Hard Rock Cafe tanggal 4 Februari kemarin. Gowa Music Indonesia menuliskan nama Juno Adhi dan Rayendra Sunito sebagai produser, dan menggamit beberapa musisi lain dalam penggarapan, termasuk diantaranya Rami Barz, Renita, Kyriz, Adrian Martadinata, Satrio, dan Pramudhana.
Tak percuma ada nama rayendra yang ditempatkan sebagai produser bersama juno. Pukulan drum di album ini terasa begitu detil, hingga tak ada kalimat yang terbuang percuma. Semua terdengar jelas, satu persatu. Dan hal ini seakan turut menegaskan bahwa soulvibe tetap sebuah band. Tembang bertajuk "adinda" menawarkan konsep falsetto di seluruh lagu pada lead vocalnya, satu hal yang menurutku jarang ada di musik indonesia. Bagan rap yang diisi oleh kyriz di "percayalah" terasa begitu menyatu dengan musik, menjadikannya sebagai salah satu yang terbaik dari yang pernah mempir ke kupingku selama ini. Sementara itu, "i want you back" menawarkan konsep blackmusic beraliran neosoul, dan tentu saja, tembang ini dengan suksesnya melekat di kepalaku selama berminggu-minggu. Great job, guys! Personal Highlights: I Want You Back, Percayalah, Warna Cinta, Masih, Arti Hadirmu, Your Smile, & Terang Jiwa. Tracklist: 1. Your Smile 2. Arti Hadirmu 3. Think Twice 4. Adinda 5. Percayalah 6. No More 7. Warna Cinta 8. Masih 9. I Want You Back 10. Terang Jiwa 11. Biarlah (Hapuslah Cinta)    | Yours | Mar 19, '08 6:29 AM for everyone |
| Category: | Music | | Genre: | Jazz | | Artist: | Dimi |
 Pemilik nama lengkap Dimiria Hapsari ini bukan orang baru dalam dunia musik. Dengan suara soulfulnya, ia sempat memperkuat album pertama dari kelompok musik maliq & d'essentials. Dari langgamnya, aku yakin dia ngefans berat pada musisi kulit hitam erykah badu, karena pengaruhnya cukup terasa dalam karakter vokal dimi. Rencana penggarapan album ini sudah cukup lama, bahkan sebelum ia bergabung dengan maliq & d'essentials. Hanya saja saat itu timingnya dirasa kurang tepat untuk meluncurkan album solo. Dipersiapkan dari tahun 2005, proses album ini akhirnya rampung di tahun duaributujuh lalu. Sesuai dengan jenis musik yang disukainya, album ini terasa begitu "adem", nyaman dan menyentuh. Terasa saat mendengarkan lagu-lagunya yang bernuansa soul, jazz, pop, chill & groovy. Debut album dimi bertitel "yours" ini sudah dirilis sejak bulan september tahun lalu. Entah ada apa dengan sistem distribusinya, karena sulit sekali untuk mendapatkan albumnya. Aku sendiri baru ngeh saat menyaksikan videoklipnya di mtv beberapa bulan lalu, dan masih butuh waktu lagi sampai akhirnya kudapatkan albumnya. Sayang memang. Untuk album debut sebagus ini, harusnya lebih diperhatikan lagi jalur distribusi dan promosinya. Kalau yang udah lama nunggu aja sampai nggak tau, gimana yang lainnya? Oia, di dalam album ini Dimi juga berkolaborasi dengan beberapa musisi, baik dari dalam negeri maupun dari mancanegara. Lawrence Aswin (Sova), Ali (The Groove), Titi Sjuman, J-Mono, Androitz Music dan Full House Band ikut terlibat dalam pengerjaan album ini. "Tonight", sebagai singel pertama, dikerjakan bersama Vikter Duplaix, sementara Eric Benet tampil sebagai lawan duetnya di lagu "Together", cool!Personal Highlights: Together, Absence, Melayang dan Cahaya Cinta Tracklist: 1. Cahaya Cinta 2. Tonight 3. Setiap Detik 4. Kasihku 5. Angel 6. Melayang 7. Real 8. Together 9. U 10. Absence 11. Musim Cinta 12. Bila Kau Tahu 13. Bonus Track | Category: | Music | | Genre: | R&B | | Artist: | Mary J. Blige |
MARY J. BLIGE'S “GROWING PAINS” – We all should grow so well..Release Date: December 18, 2007 Dengan album baru, Mary kembali membuktikan dirinya sebagai The Queen of HipHop Soul. "Just Fine" yang dilepas sebagai singel pertama, mewakili beat khas Mary dengan sentuhan baru. Refrain-nya catchy, hingga tak sulit rasanya bagi orang awam untuk menyukai lagu ini. Terdengar seperti Family Affair-nya album Growing Pains ini. Singel kedua, "Work That", bisa disimak di iklan iPod milik Apple. "Shake Down" yang menyertakan Usher sebagai lawan duet, malah terasa kurang. Nggak jelek, tapi terlalu biasa rasanya untuk duet penyanyi sekelas mary dan usher. Album kedelapan milik mary ini lebih luas genre-nya. It's a little bit of everything. Dengan sentuhan rnb, funk, yang dikemas lebih pop-oriented, Growing Pains membuka peluang pada Mary untuk mendapatkan penggemar baru. Personal highlights: Just Fine, Till The Morning, Shake Down, Work In Progress (Growing Pains).Tracklist:1. Work That 2. Grown Woman (Ft. Ludacris) 3. Just Fine 4. Feel Like A Woman 5. Stay Down 6. Hurt Again 7. Shake Down (Ft. Usher) 8. Till The Morning 9. Roses 10. Fade Away 11. What Love Is 12. Work In Progress (Growing Pains) 13. Talk To Me 14. If You Love Me 15. Smoke 16. Come To Me (Peace) Bonus Tracks:1. Mirror (Ft. Eve) 2. Nowhere Fast 3. Hello It's Me | Category: | Music | | Genre: | Christian & Gospel | | Artist: | J.R. |
JR's "LIFE BY STEREO" – New flame for gospel music.. Release Date: January 2, 2008 Pagi ini akhirnya punya waktu untuk mendengarkan album Life By Stereo dari J.R. Memang terlambat, karena seharusnya sudah rilis dari sebelas september tahun lalu. But it was worth the wait, definitely. Baru denger sampai intro, langsung senyum-senyum sendiri. Keren! Makin penasaran dengan lagu-lagu berikutnya Jarang kutemukan christian music yang seperti ini. Mendengarkannya terasa seperti memadukan John Legend dan Outkast memainkan musik gospel. Album ini lengkap banget style-nya. Ada nyanyinya, ada ngerapnya, ada ngerocknya, ada countrynya, ada popnya, ada rnbnya, pokoknya lengkap. Di lagu "Not A Slave" malah ada beberapa kalimat (baca: melodi) yang mengingatkanku pada The Offspring. Nah lho. Padahal ini kan jelas-jelas black music, hihihi. Penasaran? Buruan beli albumnya deh, dijamin nggak rugi.
Personal highlights: Intro, Not A Slave, Treasure (Interlude), Trust In You, Say Yeah and Your Word. Tracks on disc: 1. Intro 2. Rock Star (Ft. Flame) 3. Not A Slave 4. Tonight 5. Ridaz (Ft. Da T.R.U.T.H., Trip Lee & Iz Real) 6. OK 7. You Chose Me 8. When The Thrill Is Gone (Ft. Lecrae) 9. We Need You 10. No Fear 11. Treasure (Interlude) 12. Trust In You 13. Say Yeah 14. Your Word 15. Getaway 16. Words Of Life 17. Never Lose | Category: | Music | | Genre: | R&B | | Artist: | RAN |
 Nggak sengaja ketemu syailendra, yang akrab kupanggil sa'i, beberapa hari yang lalu sepulang mengantarkan desain iklan ke majalah suave. Sempat ngobrol sebentar, dan di tengah obrolan dia sempat menyinggung grup baru asal Jakarta, RAN. Recommended untuk didengerin, katanya. Besoknya aku ke Duta Suara, beli CD-nya. Dan kemarin hujan gede banget. Padahal tadinya pengen ke Parijs Van Java, lihat perform live-nya.
Dengan Irv Nat sebagai vocal director, RAN yang beranggotakan tiga orang, Astono Andoko/Asta (Guitar), Rayi Putra/Rayi (Rap) dan Anindyo Baskoro/Nino (Vocal), menggamit beberapa additional players seperti Rendi Kopay (Bass), Belanegara A.P. (Percussions), Ildo Reynardian (Drums), dan Biatriasa Yayas (Keyboards & Synthetizer). Tak sulit untuk menyukai grup ini. Masih pada muda-muda, bawain lagu-lagu yang catchy. Fresh lah pokoknya. Sekilas memang terdengar seperti Maliq & D'Essentials, tapi dengan nuansa yang lebih young. Ada sebelas lagu di album ini. Mendengarkannya mengingatkanku pada masa-masa es-em-a yang riang, ceria, penuh warna, dan nggak banyak masalah.
Berikut deretan lagu yang ada di album berjudul RAN For Your Life itu: 1. Warna Warni Dunia 2. Pandangan Pertama 3. Hanya Untukmu 4. D'Inspiration 5. Kembali 6. Selamat Pagi 7. Auramu 8. Let Me Be 9. Warnai Malam Ini 10. Nothing Lasts Forever 11. Lagu Untuk Riri
Singel pertama yang dilepas adalah Pandangan Pertama, disusul dengan singel keduanya berjudul Nothing Lasts Forever. Simak liriknya yang catchy:
Lamaku memendam rasa di dada Mengagumi indahmu wahai jelita Tak dapat lagi kuucap kata Bisuku diam terpesona
Dan andai suatu hari kau jadi milikku Tak akan kulepas dirimu kasih Dan bila waktu mengijinkanku menunggu dirimu
Kurasa ku t'lah jatuh cinta Pada pandangan yang pertama Sulit bagiku untuk bisa Berhenti mengagumi dirinya
Seiring dengan berjalannya waktu Akhirnya kita berdua bertemu Oh diriku tersipu malu Melihat sikapmu yang lucu
Dan andai suatu hari kau jadi milikku Tak akan kulepas dirimu kasih Dan bila waktu mengijinkanku menunggu dirimu
Kurasa ku t'lah jatuh cinta Pada pandangan yang pertama Sulit bagiku untuk bisa Berhenti mengagumi dirinya
Oh Tuhan tolonglah diriku 'tuk membuatnya menjadi milikku Sayangku, kasihku, oh cintaku She's all that I need
Dan bila kita bersama Kan kujaga dirimu untuk selamanya Oh terima cintaku ye ye ye
[Rap] Summertime, ain't it summertime If I don't have you as mine, but you always on my mind In the magazine you showed up Babygirl your beauty makes my mind blowed up Your personality is calm and friendly The kinda girl that I would love to be with me Once I start, no I won't fall back Here's my cellphone number, so please call back
Kurasa ku t'lah jatuh cinta Pada pandangan yang pertama Sulit bagiku untuk bisa Berhenti mengagumi dirinya
Oh Tuhan tolonglah diriku 'tuk membuatnya menjadi milikku Sayangku, kasihku, oh cintaku She's all that I need
~ Huh. Aku kok jadi 'menye-menye' gini ya? ~
| Category: | Music | | Genre: | R&B | | Artist: | Boyz II Men |
BOYZ II MEN’s “HITSVILLE USA” – A journey through motown's finest.. Release Date: November 13, 2007
Jika Babyface terasa begitu plain dalam playlistnya, tidak demikian halnya dengan Boyz II Men. Usai merilis The Remedy di tahun 2006, sederet classics hits milik Motown pun dipersiapkan untuk album berikutnya. Aransemen barunya terasa begitu nyaman di telinga saya. Beberapa malah terdengar lebih bagus ketimbang aslinya. Satu contoh saja, lagu End of The Road milik mereka sendiri kini terasa lebih soul, dibawakan secara acappella, dengan bintang tamu Brian McKnight. Juga tembang lawas Ribbon in the Sky milik Stevie Wonder, yang juga dibawakan secara acappella. Mereka mengatakan bahwa album ini memang didedikasikan pada era yang paling berpengaruh pada gaya musik mereka. Lebih jauh lagi, Shawn Stockman juga menyatakan bahwa seluruh tembang yang ada dalam album ini direkam menggunakan live instruments. Album ini merupakan bukti nyata bahwa Boyz II Men tidak hanya sekedar mampu bertahan hingga saat ini, namun masih mampu memberikan sesuatu yang baru dalam setiap karyanya.
Personal highlights: Mercy Mercy Me, Ribbon In The Sky, Easy, There'll Never Be, and All This Love. | Category: | Music | | Genre: | R&B | | Artist: | Seal |
SEAL’s “SYSTEM” – Back on his roots.. Release Date: November 13, 2007
Lewat album barunya, musisi yang punya nama lengkap Sealhenry Samuel ini mencoba untuk kembali akar musiknya. Musisi asal Inggris ini terkenal dengan lagu Kiss from a Rose dan Prayer for the Dying dari album Seal, di tahun 1994. Kiss from a Rose juga masuk dalam kompilasi soundtrack film Batman Forever di tahun yang sama. Sebagaimana kebanyakan artis r&b dari Inggris, nuansa electronic beats di album ini terasa lebih kental. Penyanyi sekaligus penulis lagu ini benar-benar kembali ke style awal. Ada beberapa lagu seperti Rolling dan Wedding Day yang akan mengingatkan kita pada dua tembang yang telah saya sebutkan di atas. Istrinya, Heidi Klum (Ya, ya, ya.. saya juga gak rela waktu Heidi Klum diperistri oleh Seal), turut mengisi vokal di album Wedding Day.
Personal highlights: Wedding Day, Rolling, and Immaculate. | Category: | Music | | Genre: | R&B | | Artist: | Amy Winehouse |
AMY WINEHOUSE’s “BACK TO BLACK” – British's finest takes on motown.. Release Date: November 13, 2007
Disebut-sebut memiliki suara gabungan antara Billy Holiday dan Lauryn Hill, penyanyi soul asal Inggris ini baru saja merilis sebuah dobel album Back To Black. Berbeda dengan sebelumnya, album ini memiliki nuansa vintage, seakan kembali ke masa grup penyanyi wanita era The Supremes di tahun 60an. Efeknya, album ini terasa sangat oldie dan jazzy, namun menarik dengan adanya vokal soul khas Amy. Beberapa hits Motown turut hadir dalam album ini.
Personal highlights: Tears Dry On Their Own, He Can Only Hold Her, and Valerie. | Category: | Music | | Genre: | R&B | | Artist: | Alicia Keys |
CHRIS BROWN’s “EXCLUSIVE” – Songs for everyone.. Release Date: November 6, 2007
Dua tahun berlalu sejak Chris Brown merilis album perdananya di usia 16 tahun. Kini ia kembali dengan materi yang lebih menjanjikan. Saya bisa katakan bahwa album ini jelas lebih baik dari album sebelumnya. Lebih cocok tepatnya. Singel pertamanya memang agak meragukan, terasa kurang di bagian hook-nya. Saya sendiri menganggap lagu tersebut cukup sukses karena dibackup dengan klip yang bagus. Ada banyak perubahan di album ini. Musik yang ada terasa lebih kaya, dan mampu mewakili beragam style r&b di tahun 2007. Jelas terlihat bahwa Chris Brown mencoba untuk menjangkau lebih banyak pendengar dari sebelumnya. Yang pasti, kualitas suara Chris Brown lebih terasa di album ini, satu hal yang kurang saya rasakan di album pertamanya. Singel keduanya bersama T-Pain dapat saya pastikan akan sering terdengar di berbagai club.
Personal highlights: Gimme What'cha Got, With You, You, Damage, and I Wanna Be. D'ANGELO’s “YODA: THE MONARCH OF NEO-SOUL” – Rare and unreleased.. Release Date: November 6, 2007 Kalau ada musisi yang serba bisa, D'Angelo jelas salah satu diantaranya. Penyanyi, pianis, penulis lagu dan produser ini merilis sebuah album berisi kumpulan materi lagu live dari berbagai penampilan panggungnya. Ada beberapa nomor lama dari Roy Ayers, Al Green, Ohio Players, dan Prince, diambil dari penampilan live D'Angelo. Musisi yang satu ini seakan tak pernah berhenti bereksperimen dengan karyanya. Terbukti di lagu Me And Those Dreaming Eyes Of Mine versi album. D'Angelo tidak hanya bernyanyi, tetapi juga memainkan seluruh alat musik yang ada pada lagu tersebut. Menyandang predikat sebagai salah satu pencetus classic modern soul, atau yang sering disebut dengan neo-soul, D'Angelo kembali menghadirkan kreativitasnya melalui album ini. Jangan heran jika terasa aneh. Toh dia sudah mencantumkan think differently music di sampul albumnya.
Personal highlights: Heaven Must Be Like This, Can't Hide Love, Send It On, and She's Always In My Hair. JAY-Z’s “AMERICAN GANGSTER” – Concepted rebirth.. Release Date: November 6, 2007
Hadir terpisah dari album soundtracknya, Jay-Z kembali ke pengalaman masa lalunya dalam album ini. Setelah album Kingdom Come yang agak mengewakan, dimana Jay-Z lebih banyak bercerita tentang kekayaan dan gemerlap keartisannya, di album ini terasa lebih imbang. Jay-Z menyampaikan liku-liku kehidupan gangster, dan tampil sebagai contoh nyata sebagai salah seorang yang memutuskan keluar untuk menjalani kehidupan lain yang lebih baik. Sepertinya album ini lebih menitikberatkan pada lirik yang disampaikan ketimbang musiknya, hingga beberapa lagunya terasa agak monoton. Kejeniusan Jay-Z, yang terkenal spontan dalam menciptakan lirik tanpa draft saat berada di studio, kembali terdengar di album ini. Secara keseluruhan, album ini jelas hadir dengan konsep yang lebih matang dari Kingdom Come.
Personal highlights: American Dreamin', Roc Boys (And The Winner Is), and American Gangster. ALICIA KEYS’ “AS I AM” – an artistic maturity.. Release Date: November 13, 2007
Mengakui dirinya mulai lelah dengan predikat superwoman yang dibebankan publik pada dirinya. "I can't be everybody's savior. Who's gonna save me?" ungkapnya dalam sebuah wawancara. Alicia, yang belakangan ini mengalami masa-masa sulit, baik dalam profesi maupun kehidupan pribadinya, memutuskan untuk pergi ke mesir untuk menenangkan dirinya. Lantas apa hubungannya dengan album? Sebagai musisi, sudah tentu semua itu terpancar dalam karyanya. Berbeda dengan album sebelumnya, musik alicia terdengar lebih agresif, seakan menjadi cermin arus kehidupan Alicia. Perbedaan lain yang terasa adalah di album ini lagu-lagu terasa lebih bluey, dan lebih black. Sebuah ballad berjudul No One dilepas sebagai singel pertamanya. Jenius, itu yang terpikir saat menyadari bahwa saat Alicia mengekspresikan dirinya lewat lagu, ia masih mampu menyisihkan tempat bagi pendengarnya untuk melakukan hal yang sama.
Personal highlights: No One, Like You'll Never See Me Again and Tell You Something (Nana's Reprise). | Category: | Music | | Genre: | R&B | | Artist: | Jay-Z |
JAY-Z’s “AMERICAN GANGSTER” – Concepted rebirth.. Release Date: November 6, 2007
Hadir terpisah dari album soundtracknya, Jay-Z kembali ke pengalaman masa lalunya dalam album ini. Setelah album Kingdom Come yang agak mengewakan, dimana Jay-Z lebih banyak bercerita tentang kekayaan dan gemerlap keartisannya, di album ini terasa lebih imbang. Jay-Z menyampaikan liku-liku kehidupan gangster, dan tampil sebagai contoh nyata sebagai salah seorang yang memutuskan keluar untuk menjalani kehidupan lain yang lebih baik. Sepertinya album ini lebih menitikberatkan pada lirik yang disampaikan ketimbang musiknya, hingga beberapa lagunya terasa agak monoton. Kejeniusan Jay-Z, yang terkenal spontan dalam menciptakan lirik tanpa draft saat berada di studio, kembali terdengar di album ini. Secara keseluruhan, album ini jelas hadir dengan konsep yang lebih matang dari Kingdom Come.
Personal highlights: American Dreamin', Roc Boys (And The Winner Is), and American Gangster. | Category: | Music | | Genre: | R&B | | Artist: | D'Angelo |
D'ANGELO’s “YODA: THE MONARCH OF NEO-SOUL” – Rare and unreleased.. Release Date: November 6, 2007 Kalau ada musisi yang serba bisa, D'Angelo jelas salah satu diantaranya. Penyanyi, pianis, penulis lagu dan produser ini merilis sebuah album berisi kumpulan materi lagu live dari berbagai penampilan panggungnya. Ada beberapa nomor lama dari Roy Ayers, Al Green, Ohio Players, dan Prince, diambil dari penampilan live D'Angelo. Musisi yang satu ini seakan tak pernah berhenti bereksperimen dengan karyanya. Terbukti di lagu Me And Those Dreaming Eyes Of Mine versi album. D'Angelo tidak hanya bernyanyi, tetapi juga memainkan seluruh alat musik yang ada pada lagu tersebut. Menyandang predikat sebagai salah satu pencetus classic modern soul, atau yang sering disebut dengan neo-soul, D'Angelo kembali menghadirkan kreativitasnya melalui album ini. Jangan heran jika terasa aneh. Toh dia sudah mencantumkan think differently music di sampul albumnya.
Personal highlights: Heaven Must Be Like This, Can't Hide Love, Send It On, and She's Always In My Hair. | Category: | Music | | Genre: | R&B | | Artist: | Chris Brown |
CHRIS BROWN’s “EXCLUSIVE” – Songs for everyone.. Release Date: November 6, 2007
Dua tahun berlalu sejak Chris Brown merilis album perdananya di usia 16 tahun. Kini ia kembali dengan materi yang lebih menjanjikan. Saya bisa katakan bahwa album ini jelas lebih baik dari album sebelumnya. Lebih cocok tepatnya. Singel pertamanya memang agak meragukan, terasa kurang di bagian hook-nya. Saya sendiri menganggap lagu tersebut cukup sukses karena dibackup dengan klip yang bagus. Ada banyak perubahan di album ini. Musik yang ada terasa lebih kaya, dan mampu mewakili beragam style r&b di tahun 2007. Jelas terlihat bahwa Chris Brown mencoba untuk menjangkau lebih banyak pendengar dari sebelumnya. Yang pasti, kualitas suara Chris Brown lebih terasa di album ini, satu hal yang kurang saya rasakan di album pertamanya. Singel keduanya bersama T-Pain dapat saya pastikan akan sering terdengar di berbagai club.
Personal highlights: Gimme What'cha Got, With You, You, Damage, and I Wanna Be. | Category: | Music | | Genre: | R&B | | Artist: | Shei Atkins |
SHEI ATKINS’ “GIRL TALK” – Real music still lives on.. Release Date: October 16, 2007
Setelah sukses dengan album pertamanya Life In Stereo, yang membuatnya dianugerahi penghargaan sebagai artis pendatang baru terbaik dalam Urban Gospel Awards 2005, Shei Atkins kembali dengan album barunya bertajuk "Girl Talk" di tahun 2007 ini. Terbungkus rapih dalam album berisi 2 CD, Shei banyak bercerita mengenai apa yang biasa terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Sesuatu yang kini semakin jarang terlihat dalam album-album sejenis. Walaupun lebih ditujukan pada para pendengar wanita, album ini tetap terkait pada semua orang.
Personal highlights: Going Nowhere, Lord I Love You, Praise My Way Out, Ghetto Princess and You Can Make It. | Category: | Music | | Genre: | R&B | | Artist: | Angie Stone |
Angie Stone’s “The Art of Love and War” – The deep and the comfy.. Release Date: October 16, 2007
Bersama Label barunya, Stax, Angie Stone datang dengan album barunya, The Art Love Love and War. Judul yang sangat tepat untuk album ini, sesuai dengan tema yang diangkat dalam lagu-lagunya. Dalam lagu "Go Back To Your Life," "Here We Go Again" Angie mengungkapkan kepahitan masa lalunya, tapi ia juga melukiskan kebahagiaan cintanya bersama suami barunya Ashanit dalam "Wait For Me" dan "Sit Down. Selain berubahnya label Angie, serta rambut barunya (Which I found a bit silly if you asked me), senang rasanya mengetahui bahwa eksistensi musik dewasa masih bertahan, dan Angie selalu menyajikan yang terbaik bagi penggemar musik berkualitas. Vokal dan aransemen musik Angie terdengar lebih smooth dalam album ini, hingga album ini terasa begitu nyaman untuk didengarkan. Tak sabar rasanya untuk melihat apa yang akan dilakukannya saat menggelar konser.
Personal highlights: Sit Down, My People, Half A Chance, and Baby. | Category: | Music | | Genre: | R&B | | Artist: | Jennifer Lopez |
JENNIFER LOPEZ’s “BRAVE” – Another rapid descent.. Release Date: October 9, 2007 Sesuai dengan judulnya, Jennifer Lopez memang berani. Saya masih tak habis pikir mengapa ia masih bisa bertahan di dunia musik. Tak ada yang istimewa dalam album ini. Satu-satunya lagu yang cukup enak untuk ikut dinyanyikan mungkin hanya Wrong When You're Gone. Apalagi saat membaca liriknya. Lagu "Stay Together" yang ditempatkan sebagai pembuka bercerita kalo sekarang itu yang lagi trend adalah stay together, bukan break up. Halah-halah. Beberapa teman saya mungkin akan langsung berkomentar basbang! (basi banget). Saya ingat terakhir kali saya mendengarkan J-Lo justru saat ia mengisi vokal di "Control Myself" milik LL Cool J. Lagu lain yang saya ingat adalah No Me Ames" versi Tropical. Itu malah bagus banget, terasa cozy. Personally, mungkin J-Lo harus mulai mempertimbangkan untuk stay di jalur latin jika ia masih ingin bertahan di dunia musik. So, musik? Biasa aja. Lirik? Basi. Satu-satunya yang saya suka dari album ini mungkin hanya cover depannya saja.
Personal highlights: Wrong When You're Gone and Gotta Be There. | Category: | Music | | Genre: | R&B | | Artist: | Trey Songz |
TREY SONGZ’s “TREY DAY” – Can't help but wait.. Release Date: October 2, 2007
Pertama kali dapat album ini, agak kecewa juga melihat sampul albumnya yang biasa banget. Cenderung membosankan malah. Masih lebih bagus album pertamanya. Kekecewaan bertambah saat mendengarkan lagu-lagunya. Tipikal. Hilang kesan Trey Songz yang di album pertamanya terasa sangat 'pantas' untuk berduet dengan Aretha Franklin. Sebenarnya album ini lebih variatif dari sebelumnya. Tapi ada kesan trey lebih banyak ngomong (baca: nge-rap) ketimbang nyanyi di album ini. Jujur saya kehilangan nuansa musik seperti Gotta Make It (Remix), Comin' For You, dan Gotta Go. Buat saya, musik di album ini terasa sangat Mario/Ne-Yo (Ekh, berima). Trey adalah salah seorang penyanyi R&B yang sangat berbakat, mudah-mudahan album berikut dari Trey dikerjakan dengan lebih baik, dan tidak bolak-balik ngomongin masalah seputar doin' it (baca: seks). It's getting really, really annoying.
Personal highlights: Can't Help But Wait, We Should Be, and Store Run. | Category: | Music | | Genre: | R&B | | Artist: | J-Holiday |
J-Holiday’s “Back Of My Lac” – Another big hope.. Release Date: October 2, 2007 Bulan lalu saya mendengarkan singel dari J-Holiday. Bagus, tapi tidak luar biasa. Saya lalu teringat saat pertama kali menyimak singel Gotta Make It dari Trey Songz yang saya anggap biasa, namun pendapat saya berubah saat mendengarkan keseluruhan albumnya. Benar juga dugaan saya, ada beberapa lagu di albumnya yang buat saya jauh lebih bagus ketimbang singel pertamanya. Holiday merupakan campuran antara Trey Songz dan Lyfe Jennings, dilihat dari karakter vokal serta tema liriknya. Akhir-akhir ini memang tidak banyak artis pendatang baru yang hadir dengan suara dan lagu yang berbobot. Dari vokalnya, kita dapat merasakan bahwa jiwa R&B memang mengalir dalam darah Holiday, dan menurut saya para pembuat lagu harus mulai berpikir lebih untuk memberikan lagu yang 'tepat' bagi artis-artis berbakat. Saya hanya berharap semoga Holiday tidak terjebak membawakan lagu-lagu R&B yang tipikal. It would be a waste to such voice.
Personal highlights: Thug Commandments and Laa Laa. | Category: | Music | | Genre: | R&B | | Artist: | Kevin Michael |
KEVIN MICHAEL’s “Kevin Michael” – Beyond expectation, a star among the newcomers.. Release Date: October 2, 2007
Pendatang baru di R&B. Sekilas mengingatkan saya akan Van Hunt. Tapi bagi saya Kevin Michael lebih terasa ciri khasnya. Musiknya mengingatkan saya pada karya-karya Prince di awal karirnya. R&B, dengan campuran funk di sana-sini. Saat masuk track 3, Kevin mulai menghentak dengan funk-nya. Ada berbagai jenis aransemen di album ini, seperti yang biasa kita temukan dalam album-album funk. Permainan musiknya penuh dengan dinamika, dari yang nyaman di kuping, sampai yang aneh-aneh. Satu hal yang sangat saya suka adalah tidak terlalu banyaknya bunyi sampling di album ini. Jujur aja, saya memang lebih senang mendengarkan bunyi hi-hat akustik ketimbang sampling. Artis baru yang satu ini seakan penuh dengan ide, dan tidak ragu untuk menuangkannya di dalam album. Track 1 & 2 yang terdengar typical/ordinary, berubah menjadi sesuatu yang catchy & special saat menyimak versi akustiknya di dua lagu terakhir. Luar biasa.
Personal highlights: Can't Get Enuff, Hood Buzzin', Stone Cold Killa, It Don't Make Any Difference To Me [Acoustic] (Ft. Akil Dasan), and We All Want The Same Thing [Acoustic] (Ft. Akin Dasan). | Category: | Music | | Genre: | R&B | | Artist: | Will.I.Am |
WILL.I.AM’s “SONGS ABOUT GIRLS” – Something is really wrong.. Release Date: September 25, 2007 Bertolak belakang dengan apa yang saya rasakan pada Kanye West, Will.I.Am yang merupakan pentolan dari kelompok Black Eyed Peas ini memiliki kemampuan yang luar biasa dalam menciptakan rhyme serta melodi yang begitu variatif dalam kalimat rap-nya. Ia juga tak segan bereksperimen dengan menabrakkan elemen lain seperti jazz dan rock ke dalam musiknya. Namun ada sesuatu yang hilang dalam album ini, entah apa. Real instruments? Mungkin saja. Karena bagi saya, album ini terasa begitu didjital. Bahkan track Impatient sangat mengingatkan saya pada tembang-tembang milik Tortured Soul.
Personal highlights: Over, Heartbreaker, Invisible, and Fantastic. | Category: | Music | | Genre: | R&B | | Artist: | Jagged Edge |
JAGGED EDGE’s “BABY MAKIN’ PROJECT” – Carries on the tradition.. Release Date: September 25, 2007 Kwartet Jagged Edge kembali bekerjasama dengan Jermaine Dupri, yang dulunya mengawali karir mereka di jalur urban contemporary r&b. Tak banyak perubahan dari Jagged Edge. Hilangnya grup-grup seangkatan mereka seperti Dru Hill dan Jodeci, membuat Jagged Edge tampil tanpa saingan berarti. Konsistensi mereka sebagai kelompok vokal dengan talenta di atas rata-rata, memiliki harmoni tersendiri, dan mampu menciptakan irama slowjams, membawa saya kembali ke album Jagged Little Thrill dan Hard. Satu-satunya bintang tamu dalam album ini hanya Ashanti, yang turut bernyanyi dalam hit single Put A Little Umph In It. Masih dalam tema cinta, album ini layak didengarkan saat candlelight dinner, and everything that happens afterwards.
Personal highlights: Way To Say I Love You and Get This.
| |