
bertahun-tahun tinggal di bandung, baru minggu lalu sadar, sekian lama tinggal di bandung itu ternyata baru sekali pergi ke taman wisata alam gunung tangkuban parahu. dan itu sudah lebih dari sepuluh tahun lamanya. jum'at minggu lalu adalah kali kedua pergi ke sana, itu pun karena nanda datang menginap dengan teman-temannya, dan minta diantar ke sana. jalan-jalan pas weekdays itu memang menyenangkan. jalanan terasa lengang, dan di tempat tujuan pun tidak terlalu banyak pengunjung, hingga tak perlu berdesak-desakan. semua terasa santai. bau belerang yang biasanya cukup tajam, terasa agak berkurang, bahkan semakin lenyap. menjelang tengah hari malah udah nggak terasa lagi. entah kenapa.  
beda banget memang. waktu ke sana sepuluh tahun silam, cuaca dingin dan berkabut, kemarin justru bolak-balik tersengat terik matahari. apalagi pas jeprat-jepret di deket kawah. sulit banget rasanya membuka mata, tertahan silau matahari. selesai melihat-lihat kawah, kami sempat istirahat sebentar di salah satu deretan warung yang ada di sana. nongkrong, ngopi, ngemil, dan ngobrol-ngobrol. hari itu dengan sukses mandi keringat, gara-gara musti balik lagi ngambil barang yang tertinggal di warung. *nyengir*

okay. setelah dapur dan ruang makan layak pakai, sekarang giliran study room. selama di ruangan ini belum tersedia meja, komputer dan notebook terpaksa bertengger di ruang tamu. ini mengganggu, karena begitu masuk langsung ada komputer. beuh. nggak ada bedanya donk sama kamar kost.
sekian bulan berhemat, terbeli juga meja yang kuinginkan. hampir aja kelewat, karena waktu datang ke toko untuk beli, ternyata tinggal satu. buru-buru kubeli sebelum keduluan orang lain. dua hari kemudian sudah terpasang di rumahku, siap digunakan.
keesokan harinya aku punya waktu sehari penuh untuk beberes. selain televisi dan dvd-player, peralatan elektronik seperti komputer, notebook, tapedeck, kipas angin, dan sebagian lainnya kupindahkan ke meja di ruanganku, membuat ruang tamu terasa lebih nyaman dan lega. memang beda yach. sekarang kerjanya bisa lebih rileks, lebih fokus, tanpa harus sakit leher dan pinggang, karena terlalu lama duduk di lantai.
sekedar iseng, kupotret sekalian souvenir gajah thailand dan pena trakindo yang ada di mejaku sekarang, *nyengir*
waktu mulai tinggal di sini, bingung juga lihat ruang makan dan dapur yang menurutku kegedean. banyak area kosong. kebayang kan? dilihat aja udah nggak enak, apalagi lama-lama disitu. males banget. 
see? this has got to change. setelah mengukur ruangan, kuputuskan untuk membuat rak buku, cukup besar untuk menampung novel dan komik. supaya nggak terlalu 'plain', sisi kirinya dibuat berundak, cukup untuk memajang souvenir. ada satu yang lupa, dan baru sadar waktu selesai mengerjakan di halaman rumah. saking besarnya, hampir gagal masuk ke rumah, hihihi.. setelah geser sana, angkat sini, putar sedikit, berhasil juga akhirnya lewat pintu depan dan masuk ke ruang makan.  
lantas mulai deh bongkar kotak penuh buku yang belum tersentuh sejak pindahan. banyak ya? hahaha, nggak salah rupanya bikin rak segede dosa. whoa! rak tadi langsung penuh begitu buku-bukunya pindah tempat. lemari lama yang ditinggal pemilik lama kubawa juga ke ruang makan dan kurombak ukurannya, sesuai dengan kitchen set di atasnya. selesai ngecat lemari, tinggal ngatur letak kulkas dan meja makan.  nah, lumayan. jadi lebih enak dilihat kan?
 lebih dari sepuluh tahun ngekost, tinggal di sekotak kamar yang campur aduk isinya. ada kasur, komputer, tv, dan berbagai perlengkapan lainnya numplek jadi satu di dalam kamar. well, not anymore.
sejak mulai menempati rumah ini, kuputuskan untuk tidak memasang media elektronik seperti televisi maupun notebook di dalam kamar tidur, sehingga benar-benar berfungsi sebagai tempat istirahat saja. kalaupun ada, mungkin hanya ipod saja nantinya yang akan ada di kamar ini. supaya tetap ada bunyi menyenangkan yang terdengar di kamar. istirahat di kamar tanpa musik? wah, membayangkannya saja sudah cukup stress. supaya nggak tergeletak dimana-mana, aku sempatkan juga membuat rak buku kecil, hasil memanfaatkan sisa kayu ketika mengerjakan rak buku ukuran extra-large yang sekarang ada di ruang makan. 
dinding biru tua. seprai, sarung bantal dan bed cover warna hitam. sip, tidur lagi ah.
 | 7live! | Jun 23, '08 12:34 AM for everyone |
 terlibat dalam musik lagi. dan insoul adalah nama yang disebutkan ketika diminta untuk ambil bagian dalam project ini. well, as long as it's fun, i figure why not?menolak disebut jazzy (karena memang nggak mainin lagu-lagu jazz), insoul memainkan musik pop, rhythm & blues dan neosoul. eh, bener gitu nggak ya? entahlah. agak ragu juga ini sebenarnya kumpulan pemain musik, atau pemain sirkus yang kebetulan bisa main musik tapi lebih suka gila-gilaan di panggung, karena tujuh orang aneh yang (katanya) pemain musik ini sama-sama punya kebiasaan buruk untuk bikin konsep dan aransemen lagu justru pada saat tampil live! di atas panggung. akibatnya? selalu ada lagu yang aransemennya beda-beda terus setiap kali tampil, hahaha... :)) oia, foto di atas ini dijepret oleh fadhrial harza, ketika tampil dalam event promo honda beat di atrium botanisquare, bogor. well, it's been fun! see ya at our next event!
 sore itu jalan-jalan di dago, nganterin ortu belanja di factory outlet. beres parkir, langsung nyusul ke dalam, dan sempet nyasar ke bagian anak-anak. lagi disitu, mendadak inget anak-anaknya rivo yang lucu-lucu itu, yang selalu bikin aku tersenyum tiap kali lihat foto-fotonya di milis. lantas terpikir kenapa nggak sekalian aja aku beli beberapa untuk mereka? toh aku bakalan ketemu mereka juga, karena memang sudah rencana mau liburan ke bali bulan mei. berikutnya aku jadi sibuk pilih-pilih baju untuk alri, jian dan nala. sempat tanya-tanya ke iNa juga untuk ukuran bajunya, karena si alri yang paling muda dan baru berumur setahun itu justru yang paling besar badannya, ngalahin nala, kakaknya yang udah berumur tiga tahun.
sesampainya di bali, aku ketemu juga dengan rivo beserta istri dan anak-anaknya di galleria kuta, bareng gajah bali lainnya. dan memang benar, alri badannya jauh ngelebihin kakaknya, hehehe.. hari itu juga kuserahkan bingkisannya, dan dua hari lalu bapaknya kirim foto, ngasih liat model-model cilik ini beraksi di depan kamera dengan baju baru mereka, hehehe.. ternyata muat semuanya *lega*. hanya baju nala saja yang tampak kebesaran, tapi toh dia nanti bakal tumbuh juga, jadi nggak masalah, hihi *maksa*.
nih fotonya.
minggu lalu nggak sengaja nonton videoklip " 4 minutes"nya madonna featuring justin timberlake & timbaland, waktu kumpul setelah latihan di ruang tunggu studio. enak juga lagunya, terbukti melodinya langsung nyangkut di kepalaku berhari-hari setelahnya. belakangan ini, musiknya mulai terasa mengganggu di kepalaku, karena mendadak liriknya berubah jadi " pintu sorga...pintu sorga...", dan pagi ini mulai ketambahan "bang toyib"nya ade irma. terlalu banyak kayaknya jumlah lagu yang terekam di kepalaku, sampai campur aduk begini. hihihi. *cari-cari lagu lain biar nggak stress*
iseng seperti ini selalu terjadi saat aku merasa bosan. entah kenapa hari itu mendadak ingin buka itunes, dan end up beberes cover artwork koleksi lagu yang baru saja ditransfer dari bob, ibook g4 milik iNa, ke audrey, toshiba satellite pro milikku. setelah selesai malah kaget sendiri. banyak juga yach ternyata. banget. yeah, i know. i'm addicted to that feature. so what? :D
kali ini aku mengerjakan wajah baru dari ramako group. menaungi beberapa radio terkemuka di jakarta, ramako group memutuskan untuk menutup secara resmi ramako magic miliknya yang telah mengudara selama duapuluhlima tahun di 105.8 fm. sebagai gantinya, ramako meluncurkan radio "litefm" dengan tagline "the best slow hits station" untuk dipancarkan di gelombang 105.8fm tersebut. dibantu ricky dari broadcastone solutions (thanks, man!), pengerjaannya selesai dalam beberapa minggu. dan setelah beberapa revisi, artwork ini terpilih untuk digunakan sebagai logo resmi dari litefm jakarta.  date: may 2008 / type: radio logo work: graphic designer / client: ramako group website: http://www.litefmjakarta.com
akhir februari duaribudelapan, ada kiriman materi dari martha fm, untuk pembuatan desain logo. saat masih di tahap revisi, ada permintaan tambahan untuk sekaligus mengerjakan iklan cetak, yang nantinya akan dimuat di majalah. melalui beberapa kali evaluasi, akhirnya desain ini yang dipilih untuk digunakan secara resmi. 
gara-gara semalam, pagi ini tiba-tiba sadar udah lama banget nggak bikin desktop wallpaper lagi. bener juga. udah lima tahun. lama ya? "ya iyalah. masa ya iya dong? secara gitu, sekarang jamannya mulan jameela, masa jamidong?." (ya-ya-ya, ini ngegaring). seharusnya hari ini nerusin kerjaan. beuh. (lagi-lagi) nggak jadi lagi. pilek hilang, demam datang.meriang seharian.*tempel wallpaper donlotan, tepar lagi*
 dua minggu lalu ada pesan dari miss manager, (yup, as in the 'bitchy bitchy' manager) untuk mengerjakan artwork dari sebuah 'just for fun' group di facebook. menarik juga tawarannya, karena belum pernah bikin yang model begini soalnya. dibantu sotosop, hasilnya kurang lebih seperti yang terpampang di sini. gambar di atas adalah artwork untuk banner, sementara artwork yang di bawah ini digunakan untuk logonya. hmm, dan proses ngerjain ini lumayan juga, karena lebih lama milih fotonya ketimbang bikin gambar dan tulisannya, hahaha.. oia, grupnya bisa dilihat di sini, ;)
 
februari lalu aku diminta mengerjakan desain sampul dan tata letak dari dua buah buku terbitan perkumpulan perinatologi indonesia (perinasia) yang sedang dalam proses revisi. “siapa aku?”, serta “jatuh cinta & reproduksi sehat”. cetakan kedua (revisi) ini rencananya akan dicetak ulang april tahun ini, menggantikan buku (seri kesehatan reproduksi remaja) sebelumnya yang terbit di pertengahan tahun lalu.
hmm. beberapa hari ini anteng trus di depan komputer, gara-gara tiga kali lihat tampilan adium di osx. pertamanya sih sekilas aja di aiboek milik iNa dan mékboekpro punya wes. lantas, beberapa hari yang lalu ada telpon dari obby. baru beli mékboek, katanya. dan tentu saja, kalimat tadi belum selesai, diikuti dengan.. "ajarin cara pakainya ya?" xixixi, ngajarin melulu. kapan ya beli aimék buat diri sendiri? hihihi.. ;) gara-gara sibuk setting adiumx di mekbuk putih tadi, tiba-tiba tampilan yahoo! messenger yang ada di desktop terlihat semakin membosankan. setelah sekian lama terabaikan, akhirnya kuputuskan untuk 'nyungsep' lagi ke mirandaim, ngoprék skin adiumx versi 1.2.3., program standar untuk instant messaging di osx 10.5 leopard, selain ichat dan yahoo! messenger. setelah tiga hari browsing kemana-mana, donlot sana sini dan bolak-balik nodong skrinsut, selesai juga tampilan yang kumau. hmm. tiga hari. lama juga yach. itu yang mengherankan, kenapa juga situsnya mirandaim itu harus offline, tepat di saat aku butuh mendownload add-ons dan plugins yang ada di situ?! huh, sebel. agak sulit jadinya, mencari data yang rata-rata berasal dari tiga tahun lalu. untung masih bisa dilacak, walaupun jadi butuh waktu yang lebih lama. bahan terkumpul, modifikasi selesai. hasilnya? lihat sendiri deh.
"today is a good day to be a green duck."~sean fletcher 
adiumx black glass 1.0 by `black, smoothoperator (port) by russellc, smileyadd by rein-peter de boer (peacow), bid, boris krasnovskiy, guide.screenshots by langitmalam_ini, adiumduckies by timbob, adiumstatusiconsclassic by félix cloutier. skrinsut! skrinsut!! skrinsut!!!*puwass*
Klak!Klik!Klak!Klik!Klak!Klik! Begitulah bunyinya. Kakinya bertanduk, hewan apa namanya..
Halah, maksa. Tapi memang suara-suara tadi yang terdengar sore itu, waktu abi, jay, weslie, mbu, mira, deden, rieri, tub, blub, starchie, ani dan aku kumpul di taman balaikota bandung. Sepanjang jalan, tiga buah kamera yang ada tak henti-hentinya merekam bakat-bakat narsis (baca: sadar kamera dan banci tampil) selama kopdar bandoeng tempo doeloe, hari jum'at yang lalu. Dari balaikota, lantas menyusuri sidewalk wastu kencana, menyeberangi zebra cross ke arah bank indonesia, melintasi rel kereta, gila-gilaan di simpang braga, (lagi-lagi) foto-foto (lagi) di sepanjang trotoar braga, kemudian belok ke arah naripan dan lembong menuju p.d. rasa, sekaligus mengakhiri kegiatan dengan.. tentu saja, makan-makan! :D Males cerita, liat gambar aja yach. Ini sebagian yang terkumpul dari halaman flickr abi dan mbu. Foto "dijepret" secara simultaneously oleh wesly, abi, jay dan mbu. Setelah "dirias" oleh abi, dan kuatur letaknya satu per satu, jadi juga poster kopdarklik! hasil iseng-iseng ini. Enjoy!
Dua minggu yang lalu, menjelang sore hari, perhatianku terusik oleh lagu yang tiba-tiba berkumandang dari bangku sebelah. Setelah diceritakan lengkap, aku langsung ribut minta dibawakan albumnya dari jakarta, :D Menepati janjinya, di siang hari minggu lalu terdengar dering telepon genggamku, diikuti dengan suara "Ke sini. Sekarang. Gw punya oleh-oleh buat loe". Hahaha, tipikal abi, selalu bicara to the point, tanpa basa basi. Karena jadwal yang lumayan padat, baru beberapa hari kemudian aku mampir untuk mengambilnya. Mengurangi tugasku, jay, yang juga punya awareness tinggi akan gambar sampul, turut melengkapi dengan menambahkan sampul albumnya. Hasilnya? Dua buah tembang milik "Amigos" yang diambil dari album "Seroja" keluaran tahun 1997 ini sukses menjadi playlistku selama minggu lalu, juga waktu bikin kopdar bandoeng tempo doeloe, menyusuri balai kota dan bragaweg bareng kampung gajah. Lirik dan irama yang catchy, membuatnya begitu mudah untuk dihafal, dan nggak hilang-hilang dari kepalaku sampai minggu ini. Damn. Karena sudah terlanjur keracunan, sekalian aja nyanyi bareng, :)) Berikut ini adalah lagu beserta liriknya, silahkan klik di sini dan di sini untuk lagunya, hyuuukkkk mareee... ;)
01. Ceweknya Kece-Kece! | Amigos
Jalan.. Semakin banyak orang berjalan-jalan Di sana sini, di pertokoan Bercanda ria bersama teman
Ada.. Ada yang mejeng sambil berdendang Lirik k'sana sambil cuci mata Rumpi k'sini, rumpi ke sana
Cewek-ceweknya kece-kece! Cewek-ceweknya kece-kece! Cewek-ceweknya kece-kece! Cewek-ceweknya kece-kece..
02. Gundah | Amigos
Hey, mengapa, hujan turun tiada berhenti Mentari pagi enggan tampakkan diri Hari ini berjanji untuk bertemu Oh kekasihku.. dambaan kalbu
Dalam biskota hatiku gundah gulana Maafkan kasih, 'ku sudah terlambat Jalan biskota terseok-seok merayap Kapankah lagi sampai ke rumahmu Ini sudah jam berapa..
Duh aduh aduh aduh, duh aduh aduh aduh Duh aduh aduh aduh, macet lagi.. O'o'o macet lagi Duh aduh aduh aduh, duh aduh aduh aduh Duh aduh aduh aduh, macet lagi.. O'o'o macet lagi
Lay Lo Lay, Lo Lay Lo Lay Lo Lay Lo.. Lay Lo Lay, Lo Lay Lo Lay Lo Lay Lo lay..
[interlude]
Dalam biskota hatiku gundah gulana Tak terbayangkan menunggu terlalu lama Jalan biskota terseok-seok merayap Cintaku bukanlah, cinta mainan Percaya, percaya kasih..
Duh aduh aduh aduh, duh aduh aduh aduh Duh aduh aduh aduh, macet lagi.. O'o'o macet lagi Duh aduh aduh aduh, duh aduh aduh aduh Duh aduh aduh aduh, macet lagi.. O'o'o macet lagi
Lay Lo Lay, Lo Lay Lo Lay Lo Lay Lo.. Lay Lo Lay, Lo Lay Lo Lay Lo Lay Lo lay..
Sejak bisa motret, aku hampir nggak pernah punya koleksi foto lagi. Gimana nggak, setiap ada acara selalu kebagian jadi yang pegang tust.. eh, kamera maksudnya.. hehe.Hari Sabtu lalu, aku pergi ke Dago Tea House. Dan untuk pertama kalinya ketemu langsung dengan wesly, yang baru datang dari afrika. Baru lima menit duduk, langsung ketahuan anak itu punya hobi motret. Karena sementara yang lain lagi ngobrol, dia malah sibuk dengan nikonnya, memotret lainnya yang lagi ngobrol satu demi satu, plus komentar ke apapun yang lagi dibicarakan, hihihi.. ;)
Nah, sebelum orang yang punya hobi menghilang itu pergi ke jakarta, aku sempat mindahin data-data dari kameranya ke harddisk. Dan tiba-tiba saja aku punya banyak foto diri, hasil jepretan wesly selama nongkrong di dago minggu lalu. Jujur aja, punya sebanyak itu malah bikin bingung. Kalau dicetak, trus disimpen dalam album, rasanya nggak sreg. mau di frame satu-satu? Wah, bisa abis duit cuma buat beli framenya aja. Belum lagi harga cetaknya. Akhirnya tadi malam muncul ide untuk bikin poster dari foto-foto tadi. Supaya semuanya bisa masuk ke dalam satu frame besar. Detik berikutnya, aku langsung sibuk dengan photoshop seri tujuh, yang masih kupakai karena komputerku sampai detik ini masih nggak sanggup untuk menjalankan seri yang lebih tinggi, padahal sekarang sudah sampai creative suite 3.. *sigh* Setelah sekian lama utak-atik gambar, akhirnya beres juga foto itu kukerjakan. Seperti biasa, yang makan waktu paling banyak itu justru waktu menentukan judulnya. Rupanya kebiasaan dari dulu itu belum hilang sejak aku jadi tukang bikin desktop wallpaper dari sekian tahun yang lalu. ;) Setelah selesai, akhirnya tujuh foto tadi berhasil juga dijadikan satu seperti ini. :)Beres dengan editing, layout dan desain, bukan aku namanya kalau nggak bikin satu layout lagi, ;) Kreatif? Bisa jadi. Tapi kali ini akibatnya justru nggak bagus, karena setelah beres bikin layout yang kedua, malah bingung untuk milih mana yang lebih bagus untuk dicetak, hahaha, kebiasaan! :D Huah, beres juga akhirnya. Dan sekarang tiba-tiba jadi ngantuk. Banget. Tidur ah.
Udah berkali-kali lewat, tapi baru kali ini kesampaian untuk mampir ke tempat ini. Jadi tambah lagi tempat nongkrong yang dilengkapi dengan fasilitas internet hotspot. Tinggal pilih mau pakai melsa atau speedy, karena layanan wifi dari keduanya memang tersedia di sini. Sesuai namanya, menu yang tersedia yang pastinya nggak akan jauh-jauh dari yang namanya kopi. Tapi untuk nongkrong, ini termasuk salah satu yang paling nyaman, punya pilihan menu yang lumayan, dan patokan harganya pun relevan, *eh, berima* ;)   Ngopidoeloe ada di tiga tempat. Satu ada di jalan banda, tepat di seberang studio foto Jonas, satu di purnawarman, dan satu lagi di salah satu pojok jalan Hasanuddin. Setelah sukses ngobrak-ngabrik borma setiabudi, aku, wesly, jay dan surur pun memutuskan untuk meluncur ke ngopi doeloe di bilangan dago. Dasar gelandangan benwit, setelah dapat meja, bukannya minta menu malah nanya, "Mbak, ada colokan kabel nggak?" Hihihi.. si mbak yang tadinya sudah siap mencatat pesanan, akhirnya pergi mengambil extension kabel yang masih tersisa. Setelah siap, baru sibuk rebutan menu dan tanya ini-itu untuk pesan makanan dan minuman. Hyuk, maree.. :P Berikutnya, masing-masing mulai sibuk sambil menunggu pesanannya datang. Aku sibuk pasang handsfree untuk terima telpon sambil nge-burn dvd. Surur muter lagu untuk nyobain headphone noiseguard sennheiser, jay online ngecek kampung, sementara wesly sibuk jepret sana-sini dengan tustelnya.
Damn! Did I just say "tustel"? *sigh* Obrolan tambah seru, apalagi belakangan muncul hky, makin rame aja jadinya. Tempat ini memang nyaman. Duduk tepat di seberang cash register, yang selalu ramai dilewati orang untuk mondar mandir, ternyata nggak menggangguku sama sekali. Rasanya ya nyaman-nyaman aja duduk disitu. Nggak salah di tagline-nya tertulis "Low Price, Comfort & High Class". Entahlah. Bisa jadi justru aku yang kelewat cuek, sampai nggak nyadar. Tanya sama empat orang lainnya yang malam itu ikutan nongkrong aja deh, hihihi... ;) Semakin malam, dan last order juga sudah lewat, hampir satu jam yang lalu. Pulang yuk.
Held by the pool side in Malya, which is a great place, by the way. The party is quite nice, fun, and memorable. Since the host wouldn't take no for an answer, I ended up singing two songs on the stage. And as I got on stage, I found a friend among the musicians, playing violin, which makes it a lot easier for me, honest. ;)  Leigh L. Fairchild - Caparuni - Col. Desperado - Rynette M. Terranova
It's always fun to hang out with these guys, ever since that particular game brought us together ten years ago. Hey, has it really been ten years? That long, huh? This caused for a toast the, I know. So we picked a spot, and sat there telling stories, blowing havana's finests, catching up, wine sipping, drinking, and as norm said, there's nothing but meat on the menu, so we did some food combining that night, all meat!  Nuff said. Heheh.
Jum'at malam, satu Februari lalu diminta untuk perform lagi di Score!Bandung. Sayangnya masih belum bisa diadakan di Score!Stage, karena belum selesai renovasi. Jadi malam itu acaranya masih digelar di Score!Upstairs dengan tambahan sound system, karena pengisi acaranya ada tiga band. Aku tampil sebagai pembuka bersama Evernine. Tentunya dengan lagu-lagu soul yang lembut iramanya. Berikutnya TwoTripleO, tampil enerjik dengan lagu-lagu dari album perdana mereka, Finally, yang dirilis bulan lalu. Di salah satu lagu, mereka menggamit Cindy Bernadette untuk tampil bersama. Cindy memang termasuk featured artist di salah satu lagu dalam album mereka. Puncak acara ditandai dengan kehadiran Maliq & D'Essentials di atas panggung. Di backstage, aku sempat ngobrol-ngobrol cukup lama dengan jawa, pemain bass sekaligus satu-satunya personil maliq & d'essentials yang kukenal. Hahaha, hayoo.. pasti mau bilang ini faktor umur ya? Awas aja nanti! Hihihihi... ;) Anyway, acara malam itu cukup meriah. Diantara tamu-tamu yang datang sebagian justru teman-teman dari sesama musisi. Ada yang dari jakarta, dan dari bandung. Ketemu lagi dengan banyak banget teman lama, yang sudah lama tak kudengar kabarnya.
| |